top of page

Penulis :

Aldilla Miranda, drg., Sp. Perio (K)RPI

Gema Gempita, drg., MS

 

Sinopsis :

Konsep untuk menggantikan gigi yang hilang dengan memperhatikan nilai estetik dan fungsi telah menjadi tujuan selama lebih dari 1500 tahun. Hal tersebut menyebabkan evolusi dari berbagai macam bahan material dan teknik; seperti dalam pembuatan complete dentures, removable denture dan fixed partial denture. Akan tetapi dalam perjalanannya, evolusi dalam bahan dan teknik tersebut masih banyak ditemukan keterbatasan. Pada saat ini dental implant dianggap merupakan teknik yang lebih baik dalam rangka mengganti gigi yang hilang; dengan memperhatikan aspek kenyamanan, estetik, dan yang paling penting dalam aspek merekonstruksi tulang serta jaringan lunak. Dental implant sudah dikenal oleh manusia selama ribuan tahun dan telah digunakan berulang kali untuk menggantikan gigi yang hilang. Dalam dunia modern, dental implant telah menjadi suatu pendekatan yang meyakinkan dalam hal rehabilitasi sistem pengunyahan, fonetik, dan estetik dalam kedokteran gigi, terlebih setelah ditemukannya endosseous implant berbahan titanium. Pada saat ini, dental implant masih dianggap teknik yang lebih baik dalam hal menggantikan gigi yang hilang; dengan memperhatikan aspek kenyamanan, estetik, dan yang paling penting dalam aspek merekonstruksi tulang serta jaringan lunak. Dalam pembuatan dental implant, terdapat dua pertimbangan biologis yang harus diperhatikan, yaitu; hubungan jaringan lunak dengan implant, serta hubungan tulang dengan implant.

Perlekatan Mukosa Peri-Implan

Rp0,00Price
Quantity
    bottom of page