top of page

Penulis : Daisy Wulansari dan  Ista Meidarlina

 

Sinopsis :

Myofascial pain syndrome (MPS) atau sindroma nyeri myofascial prevalensinya tinggi dan banyak ditemukan pada pasien dalam kehidupan sehari-hari. MPS adalah kondisi nyeri muskuloskeletal kronis yang ditandai oleh adanya nyeri takan, nyeri rujukan pada otot, spasme otot, trigger point pada otot atau fasia, dapat disertai gerakan terbatas. Etiologi Myofascial pain syndrome yaitu multifaktorial. Beberapa faktor yang dapat menjadi etiologi MPS yaitu faktor psikologis, ketidakseimbangan oklusi, kebiasaan parafungsional, faktor keturunan dan psikologis, faktor sistemik. 
Tujuan pengobatan MPS adalah mengurangi ketegangan otot dan nyeri, perbaikan disfungsi miogenik, pemulihan ketidakseimbangan otot, peningkatan fleksibilitas otot, dan akhirnya normalisasi aktivitas otot-otot. Perawatan suportif sangat mendukung untuk berhasilnya perawatan definitif, dan perawatan suportif juga dapat membantu dalam mengurangi sampai menghilangkan gejala, terutama gejala spasme sampai nyeri. Oleh karena itu dokter gigi maupun prostodontis perlu memahami dan menguasai perawatan suportif ini, karena perawatan pada penderita MPS tidak cukup hanya mengandalkan perawatan definitif saja.

Perawatan Suportif Myofascial Pain Syndrome

Rp0,00Price
Quantity
    bottom of page