Penulis :
Prof. Dr. Meirina Gartika, drg., Sp. KGA., Subsp. PKOA(K)Hanna Ria Lestari Tarigan, drg., Sp.KGA
Sinopsis :
Pubertas didefinisikan sebagai waktu dimana seorang anak mengalami perkembangan karakteristik seksual sekunder dan fungsi reproduksi. Sedanglan pubertas prekoks (PP) merupakan kondisi munculnya tanda fisik dan hormonal berupa terjadinya perkembangan seksual sekunder sebelum usia 8 tahun pada anak perempuan, dan 9 tahun pada anak lelaki. Seringkali pubertas prekoks menimbulkan dampak buruk baik fisik maupun psikis bagi anak, serta tekanan psikis bagi keluarga yang mengalaminya. Hubungan antara PP dengan kelainan dentokraniofasial dinilai masih kontroversial. Beberapa peneliti memperkirakan fitur hormonal berpotensi mempengaruhi dimensi gigi pada tahap intrauterin, namun belum ada penelitian yang menyelidiki efek PP terhadap perkembangan gigi dan kronologi erupsi, serta pengaruhnya terhadap kejadian maloklusi dan gangguan pertumbuhan dentofasial.
top of page
Rp0,00Price
bottom of page

