Penulis:
Agus Susanto
Yanti Rusyanti
Sinopsis:
Periodontitis agresif adalah penyakit inflamasi multifaktorial. Faktor yang mempengaruhi perkembangan dari penyakit ini adalah interaksi patogen periodontal yang masuk dan respon imun dari tubuh. Mekanisme masuknya patogen, yang berupa benda asing bagi tubuh, akan mengeluarkan leukotoksin yang akan memicu respon imun tubuh. Terdapat dua jenis sitokin, yaitu sitokin pro-inflammatory dan anti-inflammatory. Sitokin pro-inflammatory adalah jenis sitokin yang bekerja dengan meningkatkan respon inflamasi. Dalam hubungannya dengan penyakit periodontitis agresif, kadar dari interleukin 1 beta akan meningkat karena inflamasi yang terjadi. Kenaikan kadar dari interleukin 1 beta akan menyebabkan meningkatknya aliran darah lokal, rekrutmen leukosit, dan infiltrasi neutrofil. IL-1β juga meningkatkan ekspresi MMP-9 dalam berbagai jenis sel yang terlibat dalam inflamasi periodontal, termasuk osteoblas, osteoklas, neutrofil, dan sementoblas. Hasil peningkatan kadar IL-1β menyebabkan stimulasi osteoblas untuk menghambat terjadinya pembentukan tulang.

